News Update

Peresmian IPEX 2017

[Best_Wordpress_Gallery id=”1048″ gal_title=”Peresmian IPEX 2017″]

Presiden RI Joko widodo bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono,Menteri BUMN Rini M.Soemarno,Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk Maryono membuka Indonesia Properti Expo (IPEX) 2017 di Jakarta Convention Center,Jakarta Jumat 11 Agustus 2017.Maryono mengungkapkan BTN optimis pameran properti tahunan yang menghadirkan hampir 845 proyek perumahan dengan berbagai promosi menarik dalam rangka HUT ke 72 RI tersebut akan mencatatkan potensi kredit pemilikan rumah (KPR) baru senilai Rp 5 triliun.Adapun IPEX 2017 digelar sebagai salah satu langkah Bank BTN untuk memudahkan masyarakat memiliki rumah dalam rangka Program Sejuta Rumah,peningkatan pangsa pasar KPR dan sekaligus memeriahkan Hari Perumahan Nasional (Hapernas).

Apriyani

Recent Posts

LPEI Bukukan Laba Rp252 Miliar di 2025, Tumbuh 8 Persen

Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More

19 mins ago

PINTU Gandeng Aparat Hukum Perkuat Keamanan Industri Kripto

Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More

2 hours ago

IAI Inisiasi Indonesia Sustainability Reporting Forum, Ignasius Jonan Jadi Ketua

Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More

2 hours ago

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

5 hours ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

6 hours ago

Industri Melambat, Begini Jurus ACA Jaga Pertumbuhan Premi

Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More

6 hours ago