Oleh Ryan Kiryanto
DALAM terbitan Bloomberg New Economy edisi 31 Desember 2022 berjudul “The Year of Great Competition” diungkap bahwa potensi persaingan atau rivalitas kembali mengemuka di 2023 ini. Rivalitas besar antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok – yang baru meningkat pada 2022 lalu – kemungkinan akan menjadi tema paling penting dalam beberapa dekade mendatang.
Setelah sempat mengalami “perang dingin” pada 2019 lalu, relasi AS dan Tiongkok sejatinya mulai tampak membaik, di mana pada era Presiden AS, Joe Biden, terlihat ada upaya untuk menyudahi “perang tarif” di antara kedua negara. Sebab, perang tarif hanya memperburuk keadaan ekonomi mereka.
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More