News Update

Perdalam Pasar Keuangan Syariah, BI Resmi Keluarkan Sukuk

Jakarta– Bank Indonesia (BI) akhirnya resmi meluncurkan Sukuk Bank Indonesia (SUKBI). Penerbitan sukuk ini diharapkan dapat menjadi instrumen baru untuk memperdalam pasar keuangan dalam negeri khususnya industri keuangan syariah.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah menjelaskan, instrumen SUKBI hanya bisa dibeli oleh bank mau pun unit usaha syariah di pasar primer dan tidak untuk konvensional.

“Sukuk BI dengan underlying surat berharga sesuai prinsip syariah. BI mulai terbitkan 21 Desember 2018, Jumat minggu ini,” kata Nanang di Kompleks BI Jakarta, Kamis 20 Desember 2018.

Selain memperdalam pasar keuangan, Nanang menilai, instrumen ini akan menjaga likuiditas perbankan khususnya bank syariah nasional dengan instrumen operasi moneter syariah jangka pendek.

Instrumen SUKBI memiliki tenor 1 minggu, 2 minggu, 1 bulan, dan 3 bulan. Hal inilah yang belum dimiliki oleh industri perbankan syariah. Nanang menilai, instrumen moneter syariah jangka pendek diperlukan untuk menjaga kestabilan nilai tukar.

Sebagai informasi, sukuk tersebut akan melengkapi instrumen moneter syariah BI yang telah ada sebelumnya yakni Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Fasilitas Bank Indonesia Syariah (FASBIS), reverse repo syariah, dan repo Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). (*)

Suheriadi

Recent Posts

Fit and Proper Test OJK, Darmansyah Dorong Pengawasan Digital dan Sinergi Lintas Lembaga

Poin Penting Darmansyah menilai konsolidasi internal OJK penting agar seluruh organisasi memiliki arah yang sama… Read More

3 mins ago

Pemerintah Siapkan RUU Perumahan, Menteri Ara: Pak Hashim Sudah Setuju

Poin Penting: Pemerintah menyiapkan RUU Perumahan yang telah mendapat persetujuan Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo.… Read More

29 mins ago

Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Sudah Tembus Rp346,1 Triliun di Februari 2026

Poin Penting Belanja pemerintah pusat hingga Februari 2026 mencapai Rp346,1 triliun (11 persen pagu APBN),… Read More

35 mins ago

Penerimaan Pajak Februari 2026 Tumbuh 30,4 Persen Jadi Rp245,1 Triliun

Poin Penting Penerimaan pajak Februari 2026 mencapai Rp245,1 triliun, tumbuh 30,4 persen atau 10,4 persen… Read More

55 mins ago

Fit and Proper Test OJK, Agus Sugiarto Soroti Hal Ini

Poin Penting Perlindungan industri asuransi dari klaim tidak berdasar dinilai krusial, selain upaya menghadirkan skema… Read More

55 mins ago

Transparansi dan Reformasi Dorong Pasar Modal Indonesia Naik Kelas

Poin Penting Pasar modal Indonesia dinilai memasuki fase reformasi untuk meningkatkan daya saing global melalui… Read More

1 hour ago