Selama Yield Pemerintah Diatas 6,5%, Pasar Obligasi Masih Menarik
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 32.08 poin atau 0,57% ke level 5.707.60 pada perdagangan sesi I siang, Senin, 12 Juni 2017.
Indeks bisa berhasil balik arah, setelah pada perdagangan pagi tadi sempat turun 6,80 poin atau 0,12% ke level 5668,72, didukung aksi beli selektif.
Kondisi tersebut mendorong mayoritas sektoral saham di lantai bursa kompak menguat, dengan dipimpin penguatan sektor perdagangan 1.1%. Sedangkan pelemahan hanya terjadi pada sektor tambang sebesar 0,39%.
Perdagangan hari ini sendiri berjalan moderat dengan frekuensi 117.231 kali transaksi dan volume sebanyak 3,6 miliar lembar saham senilai Rp2,8 triliun. Sebanyak 160 saham menguat, 135 saham melemah dan 107 saham stagnan.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) naik Rp1.600 ke Rp77.100, Elang Mahkota (EMTK) naik Rp1.175 ke Rp11.975, Bank Mayapada (MAYA) naik Rp650 ke Rp3.550 dan Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp525 ke Rp48.075.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp525 ke Rp16.650, Multi Prima Sejahtera (LPIN) trun Rp300 ke Rp900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp175 ke Rp11.075 dan Indocement (INTP) turun Rp150 ke Rp17.750. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More