Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup melonjak 342.47 poin atau 7,89% ke level 4,681.37 pada perdagangan sesi I siang, Jumat, 27 Maret 2020. Penguatan ini didorong oleh aksi beli, khususnya pada saham-saham perbankan.
Berdasarkan data perdagangan saham siang ini, Indeks acuan saham perbankan (Indeks Infobank15) tercatat menguat hingga 11,26% ke level 786.45 atau menjadi salah satu indeks yang tercatat menguat paling besar dibandingkan indeks lainnya di lantai bursa.
Seluruh konstituen indeks Infobank15 tercatat menguat signifikan, khususnya saham bank-bank BUMN.
Mengacu pada data statistik perdagangan saham siang ini, saham bank BUMN seperti Bank BRI (BBRI) tercatat mengalami penguatan hingga 15,99% ke level Rp3.410 dengan frekuensi transaksi sebanyak 34.098 kali transaksi senilai Rp1,04 triliun.
Tak kalah besar, saham bank Mandiri (BMRI) juga ditutup melonjak siang ini hingga 15,77% ke Rp5.175 dengan transaksi 13.490 kali transaksi senilai Rp494,17 miliar.
Sementara saham bank BNI (BBNI) melonjak hingga 15,88% ke Rp4.160 dengan frekuensi mencapai 18.184 kali transaksi senilai Rp437,14 miliar.
Sedangkan saham BTN (BBTN) berhasil ditutup terbang hingga 17,68% Rp965 dengan frekuensi mencapai 7.206 senilai Rp75,78 miliar.
Sekedar informasi, kemarin saham BBRI berhasil ditutup naik 20,49%, BMRI sebesar 15,80%, BBNI sebesar 13,61% dan BBTN stagnan. (*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More