Ilustrasi: BEI tengah menjajaki kerja sama dengan pemilik indeks saham di Jepang untuk mengembangkan produk derivatif. (Foto: isitmewa)
Jakarta – Pada penutupan sesi I indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini (27/12) ditutup menghijau di level 6893,70 atau naik 0,85% dari 6835,85 di awal perdagangan hari ini.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan sesi I hari ini, sebanyak 9,9 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 653 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,82 triliun. Kemudian, tercatat terdapat 228 saham terkoreksi, sebanyak 264 saham menguat, dan sebanyak 201 saham tetap tidak berubah.
Beberapa indeks yang juga turut menghijau pada penutupan perdagangan sesi I di antaranya adalah IDX30 yang menguat 0,30%, indeks LQ45 0,34%, dan indeks JII menguat 0,34%.
Melihat pergerakan yang baik tersebut, beberapa sektor juga hampir kompak menghijau, seperti sektor energi yang menguat 2,07%, diikuti sektor teknologi 1,56%, dan sektor properti 1,12%.
Sedangkan, untuk sektor kesehatan, keuangan, dan transportasi masih betah berada di zona merah, yang masing-masing melemah ke level 0,33%, 0,32%, 0,25%. Adapun, pasar bursa Asia juga kompak menghijau seperti Nikkei (Jepang) menguat 0,93%, Shanghai (Tiongkok) 0,78%, dan Straits Time (Singapura) 0,43%. (*) Khoirifa Argisa Putri
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More