Market Update

Perdagangan Perdana 2025, IHSG Ditutup Naik 1 Persen Lebih ke Level 7.163

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan perdana 2025, Kamis, 2 Januari, ditutup melesat ke level 7.163,20 atau naik 1,18 persen dari posisi pembukaan di level 7.079,90.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 270 saham terkoreksi, 316 saham menguat, dan 210 tetap tidak berubah.

Sebanyak 19,77 miliar saham diperdagangkan dengan 1,09 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp9,01 triliun.

Baca juga: Perdagangan Perdana 2025, IHSG Langsung Ngegas ke Level 7.103

Kemudian beberapa indeks dalam negeri turut menguat, dengan IDX30 naik 1,38 persen menjadi 429,33, LQ45 menguat 1,28 persen menjadi 837,21, JII meningkat 0,44 persen menjadi 486,52, dan Sri-Kehati menguat 1,21 persen menjadi 379,86.

Meski begitu, mayoritas sektor justru melemah, tecermin dari sektor non-siklikal yang turun 1,72 persen, sektor kesehatan melemah 1,43 persen, sektor industrial turun 1,34 persen, sektor siklikal merosot 1,18 persen, sektor infrastruktur melemah 0,87 persen, dan sektor transportasi turun 0,27 persen. 

Sedangkan, sisanya mengalami kenaikan, dengan sektor bahan baku menguat 1,78 persen, sektor keuangan dan sektor energi meningkat 1,50 persen, diikuti sektor teknologi yang naik 1,32 persen, serta sektor properti meningkat 1,03 persen.

Baca juga: Buka 2025, Rupiah Diramal Bakal Menguat jadi Segini

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), dan PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU). Sedangkan saham top losers adalah PT Mandala Multifinance Tbk (VTNY), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Grand House Mulia Tbk (HOMI).

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Indonesia Bak “Macan Pincang”: Ekonomi Tumbuh 5,39 Persen, tapi Moody’s “Menampar” dengan Rating Negatif

Oleh: Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group PERTUMBUHAN ekonomi kuartal IV tahun 2025 sebesar… Read More

25 mins ago

Sidang Sritex: Kuasa Hukum Tegaskan Pencairan Kredit Tak Ada Intervensi Babay, Direktur Bank DKI

Poin Penting Fakta persidangan menegaskan proses pengajuan hingga pencairan kredit Sritex berjalan tanpa intervensi direksi,… Read More

32 mins ago

Kerentanan Tertanggung: Ujian Nyata Kehati-hatian Asuransi

Oleh Rizky Triputra, Anggota Komunitas Penulis Asuransi indonesia (Kupasi) CHARTERED Insurance Institute (CII), sebuah lembaga… Read More

50 mins ago

Free Float Naik Jadi 15 Persen, Bagaimana Nasib Perusahaan akan IPO? Ini Jawaban OJK

Poin Penting OJK menaikkan batas minimum free float saham menjadi 15 persen untuk meningkatkan kualitas… Read More

3 hours ago

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

5 hours ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

6 hours ago