Snapshot

Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2024 Resmi Ditutup

Suasana saat penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2024yang diadakan Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Kepala Eksekutif Pengawas pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa karbon merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Inarno Djajadi memberikan sambutan saat penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2024 di Main Hall BEI, Jakarta.
Grup Band Cokelat mengisi acara saat penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2024, yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Kepala Eksekutif Pengawas pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa karbon merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Inarno Djajadi (tengah) bersama Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman (ketiga kanan), Anggota Dewan Komisioner OJK Ogi Prastomiyono (kedua kanan), Anggota Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi (kedua kiri), Anggota Dewan Komisioner OJK Dian Ediana Rae (ketiga kiri) saat penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia tahun 2024 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin 30 Desember 2024.

Secara global, kinerja BEI masih menunjukkan daya saing yang kompetitif dibandingkan dengan bursa global lainnya. Pencapaian positif terlihat dari meningkatnya antusiasme masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. Total investor pasar modal yang terdiri dari investor saham, obligasi, dan reksa dana meningkat menjadi 14,84 juta investor. Sementara itu, khusus untuk investor saham, terdapat peningkatan lebih dari 1 juta investor saham menjadi 6,37 juta investor saham.

M Zulfikar

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

10 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

10 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

11 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

12 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

12 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

13 hours ago