Sementara itu untuk memberikan nilai tambah kepada seluruh nasabah pemegang Kartu Kredit Bukopin, perseroan menawarkan Bukopin Card untuk segmen low, middle & high. “Fasilitas menarik yang ditawarkan kartu ini di antaranya tanpa annual fee seumur hidup, biaya tarik tunai sebesar 1 persen dari nilai penarikan, serta bunga retail dan tarik tunai 1,5 persen per bulan,” jelas Mukdan.
Baca juga: Bukopin Siap Tampung Dana Rp20 Triliun dari Tax Amnesty
Dalam menerbitkan Infinite Card, Bukopin bekerja sama dengan Visa sebagai prinsipal. Sedangkan untuk Bukopin Card, Bank Bukopin bertindak sebagai prinsipal sehingga seluruh kegiatan transaksi dikelola langsung oleh perseroan karena kartu ini hanya dapat digunakan di Indonesia.
Terkait dengan sales volume kartu kredit setelah penerbitan dua kartu ini, sambung Mukdan, pihaknya menargetkan nilai transaksi Rp4,7 triliun pada tahun ini. Menurutnya, nilai transaksi kartu kredit tersebut meningkat jauh dari Rp3,6 triliun pada 2016. (*)
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Poin Penting Bank KBMI 2 berada di posisi serbatanggung: ekspektasi pasar naik, tapi daya saing… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More
Poin Penting SPPG Purwosari menegaskan kabar meninggalnya siswi SMAN 2 Kudus terkait MBG adalah hoaks.… Read More