Sementara itu untuk memberikan nilai tambah kepada seluruh nasabah pemegang Kartu Kredit Bukopin, perseroan menawarkan Bukopin Card untuk segmen low, middle & high. “Fasilitas menarik yang ditawarkan kartu ini di antaranya tanpa annual fee seumur hidup, biaya tarik tunai sebesar 1 persen dari nilai penarikan, serta bunga retail dan tarik tunai 1,5 persen per bulan,” jelas Mukdan.
Baca juga: Bukopin Siap Tampung Dana Rp20 Triliun dari Tax Amnesty
Dalam menerbitkan Infinite Card, Bukopin bekerja sama dengan Visa sebagai prinsipal. Sedangkan untuk Bukopin Card, Bank Bukopin bertindak sebagai prinsipal sehingga seluruh kegiatan transaksi dikelola langsung oleh perseroan karena kartu ini hanya dapat digunakan di Indonesia.
Terkait dengan sales volume kartu kredit setelah penerbitan dua kartu ini, sambung Mukdan, pihaknya menargetkan nilai transaksi Rp4,7 triliun pada tahun ini. Menurutnya, nilai transaksi kartu kredit tersebut meningkat jauh dari Rp3,6 triliun pada 2016. (*)
Poin Penting IHSG Melemah 0,53 persen dan ditutup di level 6.989,42 dengan mayoritas saham dan… Read More
Poin Penting Krom Bank mencatat laba Rp143 miliar pada 2025, naik 16 persen yoy dari… Read More
Poin Penting: Pemerintah mengalihkan impor LPG dari Timur Tengah ke AS dan Australia untuk menjaga… Read More
Poin Penting OCTO Biz telah menjangkau lebih dari 21.000 nasabah perusahaan, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar… Read More
Poin Penting: BI memproyeksikan permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring kelanjutan pembangunan IKN.… Read More
Poin Penting Momentum HUT ke-55 dimanfaatkan Askrindo untuk memperkuat peran dalam inklusi keuangan, dengan fokus… Read More