News Update

Perbarindo: Tantangan BPR Terapkan GCG di Era Digital

Jakarta – Ketua Umum Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Joko Suyanto menyebut, setiap perusahaan memang telah diwajibkan untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG), tak terkecuali bagi industri rural bank.

Ia menambahkan, industri BPR juga selalu berusaha menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Meski hal tersebut bukanlah hal yang mudah, apalagi di era digital seperti sekarang ini. Berbagai tantangan pun dihadapi dalam penerapannya.

“Pertama, terkait pemenuhan regulasi yang semakin kompleks dan banyak di era digital ini. Tentunya organisasi BPR perlu mempersiapkan munculnya risiko baru seperti cyber security, dan online digital fraud,” ujar Joko dalam sebuah Webinar di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020.

Kemudian, tren kompetensi yang terjadi untuk menurunkan biaya operasional, serta penggunaan teknologi yang semakin gencar untuk memberikan services yang lebih baik, cepat dan murah. Tantangan lainnya, sambung Joko, untuk merubah value chance dan modernisasi aktivitas organisasi di BPR.

“Intinya, keberhasilan GCG ini ada beberapa hal yang memang menjadi perhatian kita bersama. Pertama adalah government commitment. Bagaimana komitmen yang kuat dari pengambil keputusan, BOD (board of director) dalam penerapan GCG yang secara terencana, sistematis, dan berkesinambungan,” ujarnya.

Kedua, sambung Joko, struktur yang menjamin adanya mekanisme check and balances dalam pengambilan keputusan, pengelolaan, serta pengawasan perusahaan (government structure). Ketiga, mekanisme yang menjadi landasan dalam melaksanakan proses bisnis secara proper dan prudence (government mechanism). Serta, hubungan erat antara komitmen dan penerapan GCG terhadap kinerja dan daya saing perusahaan (government outcome). (*) Bagus Kasanjanu

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

4 hours ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

5 hours ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

7 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

7 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

8 hours ago

Tokio Marine Life Gandeng BAZNAS Bedah 5 Rumah dan Santuni Anak Yatim di Jakarta

Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More

8 hours ago