fintech
Jakarta – Dalam menghadapi persaingan bisnis dengan perusahaan financial technology (fintech) di sektor keuangan, pihak perbankan dihimbau untuk terus berinovasi agar bisa bersaing melayani masyarakat.
Sebagaimana diketahui, fintech makin marak. Bahkan, salah satu perusahaan transportasi juga dapat melayani berbagai pembayaran.
Hal itu diungkapkan Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan Terintegrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Imansyah. Dirinya menyebut, perbankan dapat menyajikan layanan lebih bervariasi melalui aplikasi digital banking miliknya.
“Kalau banknya melihat perkembangannya sebagai disruption kemudian diam, pasti tergerus dia. Sekarang mana yang tidak tergerus dengan IT, transportasi tergerus dengan IT,” jelas Imansyah di Kantor Pusat OJK Jakarta, Jumat 24 November 2017.
Dirinya menambahkan, fintech sendiri memiliki dua sudut pandang, yaitu sisi positif dan negatif. Bila dilihat dari sisi positif, keberadaan fintech dapat membuka ruang akses yang lebih banyak dan luas kepada masyarakat karena kemudahannya.
Namun bila melihat sisi negatif, kehadiran fintech tersebut itu kelak menjadi pesaing kuat bagi industri perbankan dimana telah banyak fintech memiliki core bisnis yang hampir menyerupai layanan di perbankan.
Selain itu, untuk mengantisipasi persaingan tersebut, pihaknya sebagai regulator juga sedang menggodok aturan fintech guna melindungi serta mengatur segala proses bisnis yang telah dijalankan.(*)
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More
Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More