Teras BRI Kapal; Diapresiasi presiden. (Foto: Paulus Yoga)
Perluasan akses keuangan di Indonesia terkendala dengan lokasi dan jangkauan ke pelosok dan pesisir. Paulus Yoga
Jakarta–Persoalan perluasan akses keuangan kepada masyarakat bukan tanggung jawab satu atau dua bank saja, melainkan industri perbankan secara keseluruhan.
Menyusul diluncurkannya operasional Teras Kapal oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta perbankan mengambil inisiatif serupa dalam menjangkau masyarakat.
“Terutama karena dua per tiga negara kita adalah air dan Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau,” turur Jokowi kala menghadiri Grand Launching Teras BRI Kapal di Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2015.
Dalam operasionalnya, Teras Kapal bernama Bahtera Seva I akan melayani masyarakat pesisir di Kepulauan Seribu. Teras Kapal ini menyambangi enam pulau secara rutin mulai Senin hingga Jumat dari pukul 07:30 hingga 16:30. Pulau-pulau tersebut antara lain Pulau Pramuka, Pulau Tidung, Pulau Kelapa, Pulau Untung Jawa, Pulau Harapan, dan Pulau Panggang.
“Saya mendorong perbankan lain melayani daerah-daerah yang belum tersentuh, terlayani oleh perbankan, terutama di daerah-daerah pulau terluar dan perbatasan. Ini akan membantu pemerintah dalam rangka mempercepat pemerataan ekonomi. Pemerintah mendukung langkah perbankan ini,” tegas Jokowi. (*)
@bangbulus
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More