Daftar lengkap negara yang terkena tarif impor AS pada April 2025 (foto: istimewa)
Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menetapkan daftar impor kepada sejumlah negara, termasuk di kawasan ASEAN. Penetapan tarif dagang ini berlaku pada 1 Agustus 2025.
Indonesia sendiri dikenakan tarif 19 persen, turun dari tarif awal yang sebesar 32 persen. Jika menilik dalam daftar tersebut, tarif impor Indonesia termasuk rendah meski bukan paling rendah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.
Mengutip laman tradecomplianceresourcehub.com, Jumat (18/7), Laos dan Myanmar dikenakan tarif AS paling tinggi sebesar 40 persen. Adapun Singapura dan Timor Leste menjadi negara di ASEAN yang dikenakan tarif paling rendah, yakni 10 persen.
Baca juga: Simulasi Luhut: Tarif Trump Turun Bisa Naikkan Ekonomi RI 0,5 Persen
Khusus Indonesia, Presiden Trump di laman media sosial Truth milikhnya resmi mengumumkan tarif sebesar 19 persen atas barang-barang dari Indonesia pada Selasa (15/7/2025).
Besaran tarif tersebut berdasarkan perjanjian pedagangan baru yang telah dicapai Pemerintah Indonesia dan AS.
“Mereka (Indonesia) akan membayar 19 persen dan kami tidak akan membayar apa pun,” kata Trump seperti dilansir Reuters, 16 Juli 2025.
“Kami akan memiliki akses penuh ke Indonesia, dan kami memiliki beberapa kesepakatan yang akan diumumkan,” lanjut Trump.
Baca juga: Meski Tarif Trump Turun, Ekonom Prasasti Tetap Wanti-wanti Hal Ini
Nilai baru tersebut menunjukkan telah tercapai kesepakatan untuk menurunkan tarif impor AS untuk produk Indonesia dari angka 32 persen yang diumumkan pertama kali oleh Trump pada April lalu.
Sementara sebagai bagian dari perjanjian perdagangan tersebut, Trump mengatakan, Indonesia berkomitmen untuk membeli energi dari AS senilai USD15 miliar.
Selain itu, Indonesia juga akan membeli produk pertanian asal AS senilai USD4,5 miliar, dan 50 pesawat produk Boeing, sebagian besar di antaranya adalah jet Boeing 777. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More