Internasional

Perbandingan Tarif Impor Trump di Negara ASEAN

Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menetapkan daftar impor kepada sejumlah negara, termasuk di kawasan ASEAN. Penetapan tarif dagang ini berlaku pada 1 Agustus 2025.

Indonesia sendiri dikenakan tarif 19 persen, turun dari tarif awal yang sebesar 32 persen. Jika menilik dalam daftar tersebut, tarif impor Indonesia termasuk rendah meski bukan paling rendah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. 

Mengutip laman tradecomplianceresourcehub.com, Jumat (18/7), Laos dan Myanmar dikenakan tarif AS paling tinggi sebesar 40 persen. Adapun Singapura dan Timor Leste menjadi negara di ASEAN yang dikenakan tarif paling rendah, yakni 10 persen.

Baca juga: Simulasi Luhut: Tarif Trump Turun Bisa Naikkan Ekonomi RI 0,5 Persen

Daftar Tarif Trump di Kawasan ASEAN

  • Indonesia: 19 persen
  • Vietnam: 20 persen
  • Filipina: 20 persen
  • Malaysia: 25 persen
  • Brunei Darussalam: 25 persen
  • Thailand: 36 persen
  • Kamboja: 36 persen
  • Myanmar: 40 persen
  • Laos: 40 persen
  • Singapura: 10 persen
  • Timor Leste: 10 persen
  • Srilangka : 30 Persen

Tarif Impor 19 Persen Indonesia

Khusus Indonesia, Presiden Trump di laman media sosial Truth milikhnya resmi mengumumkan tarif sebesar 19 persen atas barang-barang dari Indonesia pada Selasa (15/7/2025).

Besaran tarif tersebut berdasarkan perjanjian pedagangan baru yang telah dicapai Pemerintah Indonesia dan AS.

“Mereka (Indonesia) akan membayar 19 persen dan kami tidak akan membayar apa pun,” kata Trump seperti dilansir Reuters, 16 Juli 2025.

“Kami akan memiliki akses penuh ke Indonesia, dan kami memiliki beberapa kesepakatan yang akan diumumkan,” lanjut Trump.

Baca juga: Meski Tarif Trump Turun, Ekonom Prasasti Tetap Wanti-wanti Hal Ini

Nilai baru tersebut menunjukkan telah tercapai kesepakatan untuk menurunkan tarif impor AS untuk produk Indonesia dari angka 32 persen yang diumumkan pertama kali oleh Trump pada April lalu.

Sementara sebagai bagian dari perjanjian perdagangan tersebut, Trump mengatakan, Indonesia berkomitmen untuk membeli energi dari AS senilai USD15 miliar.

Selain itu, Indonesia juga akan membeli produk pertanian asal AS senilai USD4,5 miliar, dan 50 pesawat produk Boeing, sebagian besar di antaranya adalah jet Boeing 777. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Bank BPD Bali Imbau Nasabah Waspada Penipuan Digital Jelang Nyepi dan Lebaran

Poin Penting Bank BPD Bali mengingatkan nasabah meningkatkan kewaspadaan karena momentum pencairan THR dan meningkatnya… Read More

5 mins ago

Waskita Karya Garap Proyek Rumah Sakit di Maluku, Segini Nilai Kontraknya

Poin Penting Waskita Karya (WSKT) mengerjakan pembangunan gedung baru seluas 8.438 m² senilai Rp217,97 miliar,… Read More

12 mins ago

Transformasi Layanan BTN, dari Bank KPR Menuju Full Banking Services

Poin Penting BTN dorong transformasi beyond mortgage untuk menjadi bank dengan layanan perbankan lengkap Proses… Read More

1 hour ago

Bos Askrindo Beberkan Progres Konsolidasi Asuransi BUMN

Poin Penting Konsolidasi perusahaan asuransi BUMN mulai memasuki tahap persiapan teknis di bawah koordinasi IFG… Read More

2 hours ago

Realisasi Dana TKD Tembus Rp147,7 Triliun, 21,3 Persen dari Pagu APBN 2026

Poin Penting Pemerintah salurkan dana TKD Rp147,7 triliun hingga Februari 2026 (21,3 persen dari pagu),… Read More

2 hours ago

Airlangga Beberkan Skenario Dampak Lonjakan Harga Minyak, Defisit APBN Bisa Tembus 4 Persen

Poin Penting Lonjakan harga minyak dunia berpotensi melebar defisit APBN 2026 di atas 3 persen,… Read More

2 hours ago