Pada hari pertama tanggal 19 September 2017, akan diselenggarakan Seminar yang membahas “Kesiapan industri Perbankan Melakukan Transformasi ke Digital” dan “Roadmap Digitalisasi Industri Perbankan dan Keuangan ke Depan”.
Sedangkan pada hari kedua di tanggal 20 September, akan diselenggarakan Seminar yang membahas “Isu dan Tantangan Sistem Perbankan Nasionai dari Perspektif Pelaku dan Regulator” dan “Peluang dan Tantangan yang Dihadapi Bisnis Fintech dan Startup“.
“Melalui gelaran Seminar yang menghadirkan narasumber mumpuni di bidangnya, diharapkan IBEX 2017 mampu menjembatani pertukaran ide antara masyarakat dan pelaku industri perbankan yang memiliki nilai strategis bagi kemajuan perbankan indonesia dan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia,” lanjut Sis Apik.
IBEX 2017 pada hari pertama akan secara resmi dibuka secara bersama-sama oleh Menteri Komunikasi dan informatika Repubiik lndonesia, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Dewan Komisioner OJK. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More
Poin Penting Amartha Prosper resmi meluncur, tawarkan imbal hasil 6,5–14 persen per tahun dengan konsep… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More