Keuangan

Perbaiki Credit Scoring, UangTeman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Jakarta — PT Digital Alpha Indonesia (UangTeman) menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam upaya meningkatkan penilaian kredit (credit scoring).

“Melalui kerja sama ini, kami bisa meningkatkan kemampuan analisis credit machine UangTeman, sehingga penilaian kelayakan kredit yang dilakukan bisa lebih akurat, tepat sasaran, dan semakin meminimalkan risiko bisnis UangTeman” tutur CEO dan Co-Founder UangTeman, Aidil Zulkifli di Jakarta, Selasa (8/10).

Melalui peningkatan kemampuan analisis kredit ini, Aidil menargetkan penyaluran pinjaman UangTeman bisa mengurangi risiko gagal bayar dari para nasabahnya. “Ini juga bagian dari wujud nyata dukungan kami kepada pemerintah dalam rangka menciptakan ekosistem bisnis di sektor fintech yang lebih sehat dan tepat guna bagi masyarakat,” imbuh Aidil.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Ceger, Dani Santoso bilang industri fintech yang kini sedang tumbuh dengan pesat harus didukung secara optimal dan jadi peluang bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas kepesertaan.

“Kami sangat senang dengan kerja sama ini, karena UangTeman memiliki target pasar bagi masyarakat menengah ke bawah yang selama ini belum menikmati layanan keuangan dari perbankan dan belum semuanya terlindungi oleh Program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Dani.

Kerja sama antara UangTeman dengan BPJS Ketenagakerjaan ini menggunakan skema data mirroring. Nantinya data calon nasabah yang mengajukan pinjaman ke UangTeman akan diverifikasi oleh data BPJS Ketenagakerjaan terkait sejumlah aspek seperti Nomor Induk Kependudukan, alamat KTP, dan lainnya. Kecocokan data tersebut nantinya akan turut memengaruhi penilaian kelayakan kredit calon nasabah. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

16 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

16 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

17 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

20 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

21 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

21 hours ago