Di tempat yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roslani menambahkan, optimisme perbaikan ekonomi RI bukan saja dirasakan oleh Indonesia saja, melainkan beberapa negara juga optimis terhadap ekonominya di tahun ini, terkecuali China yang kurang optimis terhadap ekonominya di tahun ini.
(Baca juga: Fitch Proyeksikan 3 Sektor Ini Dorong Perekonomian RI)
Kendati demikian, optimisme tersebut juga harus dibarengi dengan sikap kewaspadaan yang bersumber dari sentimen global. Terlebih saat ini ketidakpastian global tercermin dari pernyataan Donald Trump yang akan menerapkan kebijakan proteksionis dari sisi perdagangan global.
“Optimisme itu harus disertai dengan timbulnya risiko, semuanya melihat bahwa Trump Presiden dari negara Amerika. Jadi setiap bicara atau mengeluarkan policy itu akan memengaruhi perekonomian negara-negara lain termasuk Indonesia,” ucapnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More