Ilustrasi: Perang Hamas dan Israel dikabarkan disetop selama 5 hari/istimewa
Jakarta – Situasi di jalur Gaza hingga kini masih mencekam atas militan Hamas dan Israel saling serang di kawasan tersebut. Angka korban jiwa yang melayang pun terus bertambah dan mengakibatkan banyak bangunan luluh lantah.
Di Palestina sendiri, ada sebanyak 45 Warga Negara Indonesia (WNI) berada di sana. Di mana, 10 WNI di antaranya tinggal di Gaza dan 35 WNI berada di Tepi Barat.
Baca juga: Gara-Gara Ini China dan Korea Selatan Murka ke Jepang
Lantas bagaimana nasib para WNI tersebut atas kondiri yang tengah mencekam di Palestina ?
Diketahui, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI sendiri telah menyiapkan rencana untuk segera mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Palestina.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI Judha Nugraha mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman, KBRI Kairo serta KBRI Beirut.
“Saat ini kami terus memonitor situasi di Palestina dan menyiapkan rencana kontingensi. Evakuasi menjadi salah satu bagian dari rencana kontingensi tersebut,” katanya, dalam keterangan resminya, dikutip Senin (9/10).
Baca juga: AS Berikan Sinyal Bakal Tinggalkan Ukraina Hadapi Agresi Rusia, Kok Bisa?
Selain 45 WNI di Gaza, terdapat pula 230 WNI yang tengah melakukan wisata religi di berbagai titik di Israel. Namun, pihakya memastikan hingga kini tidak ada WNI yang menjadi korban.
Pihaknya pun mengimbau kepada para WNI di Palestina dan Israel untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus menjalin komunikasi dengan Perwakilan RI. (*)
Editor: Galih Pratama
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More