Ilustrasi Perbankan dan Keuangan Global/Istimewa
Jakarta – Bank Indonesia (BI) memprediksi bilamana negosiasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok tidak menemui jalan kesepakatan pada akhir tahun ini, dikhawatirkan akan berdampak terhadap petumbuhan ekonomi global pada tahun 2020.
Gubernur BI Perry Warjiyo bahkan menyebut, pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun 2020 bisa memburuk hingga 2,9 persen bila tidak ada kesepakatan antar kedua negara.
“Kami akan cermati perkembangan ekonomi global, karena kita tidak tahu Amerika dan China akan sepakat atau memburuk. Kalau memburuk, tahun depan ekonomi global mungkin tidak sampai 3,1 persen, bisa 3 persen hingga 2,9 persen,” kata Perry di Jakarta, Kamis 31 Oktober 2019.
Berdasarkan asumsi itu, BI sendiri sudah mengantisipasi dengan terus melonggarkan kebijakan moneternya dengan menurunkan bunga acuan hingga saat ini mencapai 5,00%. Tak hanya itu, bank sentral juga telah merelaksasi berbagai kebijakan seperti sektor perumahan dan juga Giro Wajib Minimum (GWM) perbankan.
“Kenapa kita kemarin berikan forward guidance look BI masih melihat terbukanya ruang bagi kebijakan moneter yang akomodatif, bisa dalam bentuk suku bunga, penurunan GWM, relaksasi makro prudensial,” tambah Perry.
Lembaga Moneter Internasional yakni IMF (International Monetary Fund) kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia di 2019, menjadi 3%, dari proyeksi sebelumnya yang mencapai 3,2%. Perang dagang yang terjadi menimbulkan ketidakpastian dan menimbulkan tekanan pada perekonomian.
Walau begitu, IMF sendiri memproyeksikan angka pertumbuhan ekonomi RI di 2019 ini, masih sama dengan proyeksi di Juli 2019 lalu, tetap di level 5%. (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More
Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More
Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More
Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More