CSR

Peran CSR Dalam Membangun Ekonomi Masyarakat di Masa Pandemi

Jakarta – Perusahaan harus memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan ataupun masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti Corporate Social Responsibility (CSR) yang tujuannya untuk mengembangkan lingkungan serta memperbaiki kehidupan masyarakat hingga pada proses pembangunan ekonomi.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, CSR memiliki peran penting dalam pembangunan atau membangun kesadaran atau mendorong partisipasi para pelaku usaha untuk menyelenggarakan aktifitas perekonomian tanpa melupakan partisipasi dan kontribusi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Karena pada hakikatnya perusahaan memiliki tanggung jawab, tidak hanya kepada pemegang saham  tapi juga terhadap masyarakat dan lingkungan.

Apalagi kata dia, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, program CSR sangat berperan dalam meningkatkan mutu dan mengembangkan ekonomi masyarakat terutama dalam masa sulit di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Di masa pandemi, rasa sosial harus ditingkatkan dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, untuk menghadapi covid, dibutuhkan sikap solidaritas dan kebersamaan serta kepedulian dunia usaha terhadap lingkungan masyarakat dan sekitarnya yang menjadi manifestasi nyata dari wujud solidaritas dan kebersamaan tersebut.

“Implementasi dari nilai nilai luhur bangsa yang menjunjung tinggi nilai gotong-royong dan saling bahu membahu antara sesama anak bangsa. sikap positif ini seharunya sebagai modal fundamental untuk membangun optimisme kolektif segenap elemen kebangsaan untuk bangkit kembali dari keterpurukan yang terjadi akibat covid-19,” ujar Bamsoet dalam acara Teropong CSR Award 2021” (TCA 2021) yang digelar secara virtual di Jakarta, Rabu, 28 April 2021.

Sebagaimana diketahui, kata dia, per tanggal 27 April 2021 total jumlah kasus covid-19 di Indonesia telah menembus angka 1,6 juta kasus, dengan rasio angka kematian 2,7 persen dan ratio kesembuhan lebih dari 91 persen. Angka ini cukup tinggi jika dibandingkan ratio angka kesembuhan keseluruhan global yang hanya sekitar 58 persen. Meskipun demikian, tingginya angka kesembuhan ini tidak seharusnya membuat kita lalai atau abai dalam upaya menangani serta mengendalikan penularan covid 19.

“Kita bisa belajar dari India yang pada awal 2021 lalu mendapatkan pujian dari dunia internasional atas upaya kebijakan yang di lakukan dalam pengendalian pandemi covid-19 baik pelaksanaan testing, dan isolasi maupun program vaksinasi yang di lakukan secara masif,” ucap Bamsoet.

Bamsoet yang juga sebagai Ketua Juri TCA 2021 ini menegaskan, dengan adanya acara CSR Award, diharap dapat menjadi batu loncatan untuk para perusahaan agar terus memberikan bantuan kepada masyarakat melalui program CSR. Selain meningkatkan bisnisnya, perusahaan juga memberikan dampak bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan di sekitar wilayah perusahaan. Di sisi lain, kegiatan CSR juga menjadi penguat hubungan antara perusahaan, pemerintah, dengan masyarakat berdasarkan prinsip saling menguntungkan (kemitraan).

Demi mengapresiasi sejumlah perusahaan BUMN dan swasta yang memiliki komitmen besar terhadap kepedulian sosial atau CSR, teropong senayan menggelar Teropong CSR Award 2021. Bamsoet menegaskan, dirinya mengapresiasi teropong senayan yang senantiasa konsisten memberikan penghargaan kepada para pelaku usaha yang mempunyai kepedulian sosial khususnya dimasa sulit saat ini. Baik menghadapi dampak covid 19 maupun hal-hal lain yang telah menggerus berbagai aspek kehidupan maupun dalam menghadapi bencana alam yang datang silih berganti.

Dirinya berharap anugerah ini dapat menjadi momentum penting untuk menggugah kembali rasa solidaritas kepedulian para pelaku usaha terhadap kondisi lingkungan sosial sekitar. “Melalui penganugerahan ini, kita satukan langkah dan  bulatkan tekad untuk bangkit dan bersama Kepekaan kepada masyarakat sekitarnya. Semoga menjadi penyemangat lainnya untuk melakukan langkah-langkah  inovatif dalam menjalankan tanggung jawab sosial,” paparnya.

Sebelum hari puncak TCA Award 2021, proses panjang telah dilakukan oleh tim juri yang diketuai oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.  Perusahaan-perusahaan dijaring menggunakan metode crawling data dengan meriset sejumlah pemberitaan dalam kurun waktu satu tahun terakhir.  Selain itu kajian riset juga didasarkan pada desk riset, media insight, dan review dari juri TCA Award 2021. Beberapa data yang terkumpul kemudian dijadikan indikator untuk kategori penghargaan hingga ditentukan perusahaan yang berhak memperoleh predikat Teropong CSR Award 2021.

Pada hari puncak penganugerahan Teropong CSR Award 2021, terdapat 11 perusahaan yang berhasil memenangkan dan dinilai memiliki kualitas penilaian tertinggi. Para pemenang tersebut adalah:

Peduli Sosial:

  1. PT Jasa Raharja (Persero)
  2. PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM) Finance Tbk

Peduli Bencana: 

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  2. PT Bank DKI

Peduli Covid-19:

  1. PT Asuransi Allianz Life Indonesia
  2. PT Jakarta Experice Board
  3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  4. PT Jasa Raharja (Persero)
  5. PT BNI Life Insurance
  6. PT Hutama Karya (Persero)
  7. PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM) Finance Tbk

Peduli Lingkungan: 

  1. PT Bank DKI
  2. PT Hutama Karya (Persero)

Peduli UMKM:

  1. PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel)
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  3. PT Pertamina (Persero)
  4. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk

Peduli Digital Learning:

  1. PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel)
  2. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk

Peduli Pendidikan: 

  1. PT Pertamina (Persero)
  2. PT Hutama Karya (Persero)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

57 mins ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

2 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

2 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

2 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

3 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

3 hours ago