Pasar Modal; Perlu dukungan. (Foto: Erman)
Pihak OJK terus melakukan penyempurnaan aturan, agar pasar modal syariah terus berkembang. Dwitya Putra
Padang–Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida mengungkapkan, dalam meningkatkan industri pasar modal syariah pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat.
Ia mengatakan, tahun ini OJK telah melakukan sosialisasi pasar modal syariah secara terpadu di enam kota. Hal ini bisa menjadi salah satu modal awal investor sebelum masuk ke pasar modal.
“Kita akan terus sosialisasi dan melakukan pemahaman-pemahaman ke masyarakat,” kata Nurhaida dalam acara workshop wartawan pasar modal di Padang, Senin, 5 Oktober 2015.
Menurut Nurhaida, secara umum pemahaman tentang pasar modal syariah masih harus ditingkatkan. Karena jika dibandingkan negara lain, pasar modal syariah sudah lebih dulu berkembang. Sementara di Indonesia baru belakangan.
Pihak OJK sendiri terus melakukan penyempurnaan aturan, agar pasar modal syariah bisa terus berkembang. Salah satunya terkait perpajakan.
Saat ini lanjut Nurhaida, pihaknya sedang mengusahakan insentif terkait pungutan atau pajak di pasar modal syariah bisa disederhanakan.
Namun untuk melakukan hal tersebut, OJK bersama Kementrian Keuangan tetap harus berkomunikasi lebih jauh.
“Pajak, kita akan koordinasi dengan Ditjen Pajak Kemenkeu. Pungutan juga sedang kami bahas. Tapi, masalah pungutan dibalikkan lagi ke Kementrian Keuangan yang membuat PP terkait pengaturan pungutan OJK,” pungkasnya. (*)
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More
Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More
Poin Penting PT Bank Maspion Indonesia Tbk memperoleh fasilitas pinjaman USD285 juta dari KASIKORNBANK Public… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,20 persen ke level 7.106,83 pada perdagangan Selasa (17/3), menjelang… Read More
Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More