Keuangan

Penyampaian Informasi Produk Masih Jadi Tantangan Industri Asuransi

Jakarta – PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) melihat hingga saat ini permasalahan informasi produk bagi para calon nasabah masih menjadi permasalahan umum yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia yang akan menjadi nasabah asuransi. Masih banyak nasabah membeli asuransi, tapi tidak mengetahui dan tidak mengerti secara detail produk yang mereka miliki, apakah sesuai atau tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.

Disamping itu, banyak juga nasabah membeli asuransi tapi tidak memahami dengan jelas apakah asuransi yang sudah mereka beli itu mencukupi kebutuhan mereka nantinya. Oleh karena itu Allianz Life meluncurkan Allianz Discover guna memberikan solusi atas kedua permasalahan tersebut.

“Allianz menyadari di era digital ini, kebutuhan nasabah semakin dinamis dan serba cepat. Nasabah membutuhkan informasi perlindungan asuransi sebanyak dan secepat mungkin, tanpa menghilangkan relasi antar manusia karena tenaga pemasar kami akan dengan senang hati memberikan penjelasan dan membantu nasabah memahami perlindungan asuransi yang sesuai dengan kebutuhannya,” kata Ginawati Djuandi selaku Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia di Jakarta, Selasa 12 Febuari 2019.

Selain itu, berdasarkan riset Accenture mengenai “Segmentasi Nasabah di Pasar Penting Asia” bahwa dalam membeli produk asuransi, calon konsumen yang termasuk di dalam segmen milenial, kelas menengah dan usia di atas 50 tahun melakukan riset produk, baik secara online dan offline.

Tercatat sebanyak 46-57% calon konsumen memilih untuk membeli produk asuransi jiwa dan kesehatan secara offline. Artinya, nasabah masih memilih untuk mendapatkan penjelasan secara langsung dari tenaga penjual.

Berangkat dari hasil riset inilah Allianz Discover lahir dan diharapkan akan memberi kemudahan bagi nasabah, dimana aplikasi ini merupakan gabungan dari solusi digital dan interaksi langsung antara tenaga pemasar dan nasabah, untuk memahami dan menentukan sendiri jenis perlindungan asuransi sesuai kebutuhan sebelum membeli produk. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Leadership is All About Getting Result

Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More

15 mins ago

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level 8.122

Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More

1 hour ago

Rupiah Hari Ini (4/2) Dibuka Melemah ke Level Rp16.762 per USD

Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More

1 hour ago

Update Harga Emas Hari Ini: Antam Melesat, Galeri24-UBS Kompak Turun

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More

2 hours ago

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More

2 hours ago

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

12 hours ago