Jakarta – Ketua Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) Sunarso melaporkan bahwa bank-bank BUMN tetap mampu menjalankan kinerja positif. Salah satu indikatornya adalah pertumbuhan kredit yang naik 5,4% atau mencapai Rp2.552,91 triliun per Juni 2021.
“Di tengah isu pertumbuhan kredit yang stagnan, bahkan kemudian sempat tumbuh negatif, Himbara mampu menumbuhkan kredit 5,4%,” ujar Sunarso yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Bank BRI dalam paparan virtualnya, Kamis, 2 September 2021.
Kemudian, kata dia, Himbara juga masih mampu menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp2.948,78 triliun, atau naik 8,7% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi cerminan akan kepercayaan masyarakat pada bank-bank pelat merah.
Pertumbuhan DPK turut mengerek perolehan laba empat bank BUMN sebesar 18,4% secara tahunan, atau mencapai Rp29,9 triliun. Sedangkan, pos aset bank Himbara secara konsolidasi mencapai Rp3.904,30 triliun, tumbuh 7,7% secara tahunan.
Melihat pos-pos finansial yang bertumbuh ini, Sunarso optimis tren pemulihan ekonomi sedang terjadi. “Oleh karenanya kami berkomitmen akan terus mendukung berbagai program pemerintah agar momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia terus berlanjut,” ucapnya. (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More