BNI Ogah Salurkan Kredit Baru Untuk Meikarta
Jakarta- Mega proyek apartemen Meikarta milik Lippo Group memang sedang tersangkut masalah hingga saat ini. Permasalahan tersebut mengakibatkan ratusan calon pemilik apartemen yang telah membeli unit merasa was-was. Asal tahu saja, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan angka kredit perbankan yang tersalur untuk apartemen Meikarta sudah sebesar Rp8 triliun.
Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo menyebut, Kredit pemilikan Apartemen (KPA) tersebut tersalurkan dari 12 bank yang merupakan bank rekanan Meikarta.
“Portofolio kredit Meikarta itu Rp8 triliun tersebar di 12 bank dan sejauh ini masih lancar bukan macet. Masalahnya bukan debitur tapi Meikarta nya,” kata Edy di Jakarta, Selasa 23 Oktober 2018.
Edy menyebut, hingga saat ini masih terus memantau permasalahan tersebut dan memitigasi resiko kedepannya terhadap perbankan yang telah menyalurkan kredit KPA miliknya ke Meikarta.
“Kitakan diskusi dengan banknya, dengan ownernya, langkah strateginya apa. Jadi kita memitigasi risiko jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambah Edy.
Sebagai informasi, terdapat 12 Bank Rekangan Meikarta yang dapat digunakan oleh calon pembeli apartemen Meikarta. Keduabelas bank tersebut ialah NOBU Bank, Bank Victoria, Ciptadana, Bank BJB, Maybank, KEB Hana, Bank BNI, Bank BTN, Bank Artha Graha, ICBC, Panin Bank, dan CIMB Niaga. Namun dirinya memprediksi saluran KPA paling banyak berada pada NOBU Bank yang merupakan grup dari Lippo.
“Data lengkap belum dapat aku, tapi yang udah pasti (paling besar) Bank Nobulah,” kata Edy.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut proyek apartemen Meikarta yang dibangun grup raksasa properti Lippo, karena diduga menyuap pemerintah daerah Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan izin pembangunan. KPK telah menetapkan sejumlah tersangka termasuk Direktur Operasional Grup Lippo Billy Sindoro dan juga Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin. (*)
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More