Mandiri Siap Terbitkan Obligasi Sebesar Rp3 Triliun
Jakarta – Executive Vice President Consumer Loans Bank Mandiri, Ignatius Susatyo Wijoyo, mengungkapkan, bisnis kredit kepemilikan rumah (KPR) menjadi salah satu fokus utama Mandiri dalam menggarap sektor retail tahun ini.
Hal ini terlihat dari portofolio KPR Bank Mandiri yang terus mencatat pertumbuhan dalam lima tahun terakhir.
“Hingga 31 Maret 2018, penyaluran KPR Bank Mandiri telah mencapai Rp40,45 triliun, tumbuh 11,11% dibandingkan Maret 2017,” kata Susatyo di Jakarta, Kamis, 3 Mei 2018.
Dengan kondisi itu, Bank Mandiri pun terus memperkuat ekspansi di pasar KPR. Saat ini perseroan sendiri bekerja sama dengan Debindo dan DPD REI DKI Jakarta menyelenggarakan Mandiri Property Expo 2018.
Baca juga: Mandiri Bidik Kredit Properti Rp400 Miliar di Property Expo 2018
Dalam ajang tahunan yang berlangsung pada 5 – 13 Mei 2018 tersebut, Bank Mandiri menawarkan program KPR suku bunga super promo 5,55% p.a. efektif 2 tahun pertama serta 6,55% p.a. 3 tahun selanjutnya, same day approval, serta Grand Prize 1 unit rumah.
Perhelatan ini digelar dengan mempertimbangkan masih prospektif nya sektor properti di Indonesia seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian Indonesia.
“Selain ragam pilihan lokasi hunian, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan promo KPR yang menguntungkan dari Bank Mandiri, yaitu suku bunga super promo dan same day approval,” kata Susatyo.
Dilanjutkannya, keterlibatan Mandiri pada event promosi tahunan dan program KPR menarik merupakan bagian dari strategi perseroan untuk merealisasikan target pertumbuhan bisnis KPR sebanyak dua digit pada tahun ini.
“Di event kali ini, kami berharap bisa membukukan pencairan Mandiri KPR di kisaran Rp400 Miliar. Nilai tersebut berasal penjualan properti dari 70 proyek milik 18 developer kerjasama peserta Expo,” tutupnya. (*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More