News Update

Penyaluran Dana Desa Dinilai Belum Maksimal

Jakarta – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Ari Kuncoro mengkritisi program dana desa Pemerintah yang dinilai masih kurang maksimal dalam penyalurannya. Dirinya menilai, program yang digadang dapat mengurangi angka kemiskinan ini masih sering mengalami keterlambatan penyaluran dana bantuan.

“Yang penting dana desa ini tepat waktu jangan sampai telat. Dan jangan hanya bangun seperti analogi lapangan voli saja, bangun yang lain seperti jalan, jembatan, penampungan air di pedesaan jadi semua jalan,” ungkap Ari Kuncoro pada Forum Medan Barat 9, di Kantor Pusat Bappenas Jakarta, Senin 18 Desember 2017.

Selain itu, dirinya juga menyarankan agar dana desa harus lebih diarahkan kepada pengembangan kewirausahaan dan modal usaha, selain digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

“Memang pembangunan infrastruktur itu sangat penting, mengingat kita sudah tertinggal jauh dengan negara-negara lain. Jadi dana desa untuk infrastruktur sekitar 60-70% lah. Sisanya di 40-30% harus digunakan untuk modal usaha di desa,” tambah Ari.

Sebagai informasi, menurut data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), realisasi penyaluran dana desa hingga 11 Desember 2017 telah mencapai Rp59,2 triliun atau mendekati target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 yang sebesar Rp60 triliun.

Selain itu, anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah dalam  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar Rp60 triliun untuk pembangunan daerah seperti cita-cita Pemerintah yang akan membangun dan memeratakan perekonomian dari pedalaman.(*)

Suheriadi

Recent Posts

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

3 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

3 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

6 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

6 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

6 hours ago

KEK Industropolis Batang Gandeng JPEN Kembangkan EBT 180 MW

Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More

6 hours ago