Jakarta – Kepala Kelompok Kerja Kebijakan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Elan Satriawan menilai, penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sudah tepat sasaran dan membantu sektor UMKM. Penyaluran bantuan ini diklaim mampu menjaga keberlangsungan usaha para pengusaha mikro dan kecil.
“Hasil evaluasi kami dari implementasi BPUM menunjukkan program ini bukan hanya tepat sasaran, tetapi sudah dirasakan betul manfaatnya oleh pengusaha mikro dan kecil penerima program dalam melanjutkan usaha mereka, jadi menghindari dari usaha mereka shutdown,” ujar Elan pada paparan virtualnya, Rabu, 18 Agustus 2021.
Ia mengusulkan agar pemerintah dapat memperluas jangkauan BPUM atau membuat program baru dengan skema yang serupa. Saat ini, BPUM baru mampu menjangkau sekitar 12 juta UMKM. Jumlah tersebut masih relatif kecil jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan UMKM Indonesia.
“Kalau kita bisa menjaga keberlangsungan mereka (UMKM), efeknya bisa ke pertumbuhan ekonomi dan menurunkan tingkat PTT (pegawai tidak tetap),” ucap Elan.
Asal tahu saja, sektor UMKM menjadi bagian vital dari perekonomian Indonesia karena menyumbang 61,07% atau senilai 8.573,89 triliun rupiah dari PDB nasional. Hingga saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM mencatat ada 64,2 juta UMKM yang berkontribusi pada perekonomian nasional. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More
Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More