Categories: Snapshot

Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2015

Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2015

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (tengah) didampingi Direktur Utama BEI Tito Sulistio, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo dan Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK, Firdaus Djaelani (kiri-kanan) berbincang-bincang saat penutupan perdagangan bursa efek Indonesia tahun 2015, di gedung Bursa Jakarta, Rabu 30 Desember 2015. Pada hari terakhir perdagangan tahun 2015 ini, IHSG ditutup menguat 23,65 poin (0,52 persen) pada 4.593,01. Tercatat 170 saham naik, 116 saham turun, dan 98 saham stagnan. Adapun nilai transaksi mencapai Rp 4,82 triliun dengan volume 5,23 miliar lot saham. Sementara asing tercatat melakukan net sell Rp 91,3 miliar.(Erman Subekti)

Apriyani

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

6 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

7 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

7 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

7 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

10 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

13 hours ago