Categories: Snapshot

Penutupan IPEX 2019, Transaksi Tembus Rp7,2 Triliun

Direktur Bank  BTN Oni Febriarto bersama Kepala Kanwil I BTN Dewi Fitrianingrum (kiri), Perwakilan DPP REI Rudi Margono (kedua kanan) dan Kepala Divisi Non Subsidized Lending BTN Suryanti Agustinar (kanan) berfoto bersama pada saat penutupan Indonesia Property Expo 2019 di Jakarta, Minggu (5/8). Dalam ajang IPEX 2019 yang digelar sejak 27 Agustus 2019 sampai dengan 5 Agustus 2019 tersebut berhasil menyerap animo masyarakat untuk membeli rumah atau apartemen yang ditawarkan dengan berbagai gimik selama pameran berlangsung. BTN berhasil mengantongi ijin prinsip untuk pemberian kredit baru dalam pameran tersebut senilai Rp7,2 triliun atau lebih besar dari proyeksi sebelumnya yang ditargetkan sebesar Rp5 triliun. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

5 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

5 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

6 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

6 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

6 hours ago