Dia merincikan, untuk lelang SBI (Sertifikat Bank Indonesia) dengan tenor 7 hari tetap di angka 4,75 persen. Sementara SBI dengan tenor dua minggu dan satu bulan turun hingga 3 bps dari suku bunga lelang sebelumnya atau 4,75 persen. “Jadi indikasinya, saat ini awal tahun ini likuiditas perbankan masih longgar,” ucap dia.
Baca juga: Aturan NPG Segera Terbit di Kuartal I Tahun Ini
Namun, kata dia, saat penarikan dana dari perbankan untuk pembayaran pajak pada bulan Maret dan April, likuiditas bisa saja kembali mengetat. Dengan mengetatnya likuiditas itu, maka tidak menutup kemungkinan rata-rata suku bunga tertimbang lelang dengan mekanisme VRT akan naik.
Dia menegaskan, dengan perubahan rata-rata tertimbang suku bunga lelang SBI bukanlah menjadi kebijakan Bank Sentral. “Kalau mau lihat stance kebijakan moneter Bank Indonesia cukup lihat BI 7-day Reverse Repo Rate,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting KPPU menjatuhkan denda total Rp755 miliar kepada penyelenggara pindar atas pelanggaran penetapan bunga.… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More