Dia merincikan, untuk lelang SBI (Sertifikat Bank Indonesia) dengan tenor 7 hari tetap di angka 4,75 persen. Sementara SBI dengan tenor dua minggu dan satu bulan turun hingga 3 bps dari suku bunga lelang sebelumnya atau 4,75 persen. “Jadi indikasinya, saat ini awal tahun ini likuiditas perbankan masih longgar,” ucap dia.
Baca juga: Aturan NPG Segera Terbit di Kuartal I Tahun Ini
Namun, kata dia, saat penarikan dana dari perbankan untuk pembayaran pajak pada bulan Maret dan April, likuiditas bisa saja kembali mengetat. Dengan mengetatnya likuiditas itu, maka tidak menutup kemungkinan rata-rata suku bunga tertimbang lelang dengan mekanisme VRT akan naik.
Dia menegaskan, dengan perubahan rata-rata tertimbang suku bunga lelang SBI bukanlah menjadi kebijakan Bank Sentral. “Kalau mau lihat stance kebijakan moneter Bank Indonesia cukup lihat BI 7-day Reverse Repo Rate,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More