Rating Antam Naik Jadi idA- Dengan Outlook Stabil
Jakarta–Indonesian Mining Institute (IMI) menyambut baik penunjukan Arie Prabowo Ariotedjo sebagai Direktur Utama PT Antam menggantikan pejabat sebelumnya Tedy Badrujaman.
IMI optimistis, Arie Prabowo akan mampu meningkatkan kinerja perusahaan meski tantangan industri pertambangan cukup berat ke depan. “Kita optimistis, kalau lihat jejak rekam beliau, sangat mumpuni memimpin Antam ke depan,” ujar Ketua IMI, Irwandy Arif, di Jakarta, Kamis, 5 Mei 2017.
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) sendiri telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2017 kemarin. Dalam RUPST tersebut Antam menetapkan Arie Prabowo Ariotedjo sebagai Direktur Utama Antam.
Selain mengganti posisi Direktur Utama, perseroan juga menetapkan pergantian beberapa jajaran direktur dan komisaris persereoan.
Irwandy mengatakan, Arie Prabowo, sebagai direktur niaga, sebelumnya telah sukses melakukan efisiensi PT Bukit Asam dan menjaga profitabilitas perseroan ditengah lesuhnya pasar industri terkait.
“PT Bukit Asam mampu melakukan efisiensi dan bahkan mampu mencetak net profit margin tertinggi di industri tambang batu bara walaupun industri marketnya menurun,” pungkas Irwandy.
Melihat hal itu lah, IMI optimistis Arie Prabowo akan mampu menjaga bahkan meningkatkan kinerja perusahaan. IMI juga mengapresiasi kepemimpinan Tedy Badrujaman yang telah sukses memimpin Antam melalui masa-masa sulit industri pertambangan.
Antam dinilai mampu melewati masa sulit akibat ketidakpastian global dan munculnya regulasi dan hilirisasi berkat kepiawaian kepemimpinan sebelumnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More