Nasional

Penumpang Whoosh Tembus 311 Ribu saat Lebaran 2026, Naik 7 Persen

Poin Penting

  • PT Kereta Cepat Indonesia China mencatat penumpang Whoosh mencapai 311.472 orang saat Lebaran 2026, naik 7,06% secara tahunan.
  • Rata-rata penumpang mencapai 17.304 per hari, dengan puncak 24.315 penumpang pada 24 Maret 2026.
  • Lonjakan didorong peningkatan layanan, promo, serta ketepatan waktu tinggi (99,4%), dengan Stasiun Halim menjadi titik tersibuk.

Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC mencatat lonjakan jumlah penumpang kereta cepat Whoosh selama periode angkutan Lebaran 2026.

Sepanjang 13-30 Maret 2026, jumlah penumpang Whoosh mencapai 311.472 orang, naik 7,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 290.935 penumpang.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta cepat.

“Peningkatan jumlah penumpang pada Angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan bahwa Whoosh semakin dipercaya sebagai pilihan utama transportasi. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, seluruh operasional dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali,” ujar Eva, dalam keterangannya, Rabu, 1 April 2026.

Baca juga: Penumpang Whoosh Melonjak saat Libur Panjang Imlek 2026, Capai 25 Ribu per Hari

Rata-rata 17 Ribu Penumpang per Hari

Ia memaparkan, selama periode tersebut, rata-rata jumlah penumpang mencapai 17.304 orang per hari. Puncak tertinggi terjadi pada 24 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 24.315 orang dalam satu hari.

Untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas, KCIC mengoperasikan 1.088 perjalanan kereta cepat dengan tingkat ketepatan waktu (on time performance) mencapai 99,4 persen.

Stasiun Halim jadi Titik Tersibuk

Berdasarkan data keberangkatan pihaknya, volume penumpang tertinggi tercatat di Stasiun Halim dengan 143.652 penumpang. Disusul Stasiun Padalarang sebanyak 110.398 penumpang, Stasiun Tegalluar 46.735 penumpang, dan Stasiun Karawang 10.687 penumpang.

Tingginya trafik di Stasiun Halim menunjukkan dominasi Jakarta sebagai pusat mobilitas selama periode Lebaran.

Baca juga: Jadwal Kereta Cepat Whoosh Berubah Mulai 19 Februari, Ini Penyebab dan Waktu Terbarunya

Didukung Promo dan Peningkatan Layanan

KCIC, kata dia, menyebut peningkatan jumlah penumpang juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain program promosi seperti Whoosh Value+ serta peningkatan fasilitas di stasiun dan dalam kereta.

Selain itu, faktor ketepatan waktu dan kenyamanan perjalanan turut menjadi daya tarik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penumpang atas kepercayaannya, serta kepada TNI, Polri, dan seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran layanan selama periode Angkutan Lebaran ini,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Kementerian ATR Ajukan Tambahan Anggaran Rp672 Miliar ke Purbaya

Poin Penting Menteri ATR mengusulkan tambahan anggaran Rp672 miliar untuk mendukung program 3 juta rumah.… Read More

18 seconds ago

Bank QNB Indonesia Bukukan Laba Rp50,8 Miliar pada 2025

Poin Penting Laba Bank QNB Indonesia sebelum pajak Rp50,8 miliar ditopang pertumbuhan kredit 18 persen… Read More

21 mins ago

INACA Desak Kenaikan Fuel Surcharge Imbas Lonjakan Harga Avtur

Poin Penting Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia mendesak pemerintah menaikkan fuel surcharge dan Tarif Batas… Read More

29 mins ago

Menaker Imbau Swasta Terapkan WFH, Ikuti Arahan Prabowo

Poin Penting Menaker mengimbau penerapan WFH satu hari kerja per minggu bagi perusahaan swasta, BUMN,… Read More

39 mins ago

Hore! Warga RI Kini Bisa Belanja di Korea Selatan Pakai QRIS

Poin Penting Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan QRIS Antarnegara Indonesia–Korea Selatan untuk… Read More

47 mins ago

Pemerintah Tahan Tarif Listrik April-Juni 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menetapkan tarif listrik Triwulan II… Read More

51 mins ago