Jakarta–PT Citilink Indonesia memperkirakan jumlah penumpang yang mudik di Lebaran tahun ini sebanyak 600 ribu-700 ribu orang. Total penumpang tersebut mengalami peningkatan 30% bila dibanding musim mudik Lebaran di tahun 2015.
“Kalau tahun ini kita proyeksikan selama H-7 dan H+7 Lebaran, kira-kira jumlah penumpang ada sebanyak 600-700 ribu orang,” kata Direktur Utama Citilink Indonesia Albert Burhan, diacara pemberangkatan Mudik Bareng BUMN di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Kamis, 30 Juni 2016.
Albert menjelaskan, tujuan mudik di Pulau Jawa masih tercatat paling banyak dengan porsi 60%, sisanya 40% untuk luar Jawa. Iapun memperkirakan lonjakan penumpang Citilink akan marak terjadi pada Jumat, Sabtu, dan Minggu ini.
“Paling banyak yang gunakan penebangan di hari Jumat, Sabtu, dan Minggu ini. Saya prediksi seperti itu,” jelas Albert.
Pembelian tiket sendiri diakui Albert, sudah mulai marak sejak satu setengah bulan yang lalu. Karena, masyarakat sudah banyak yang mempersiapkan untuk pembelian tiket ke kampung halaman.
Perseroan pun sudah mengantisipasi jikalau terjadi lonjakan penumpang yang akhirnya banyak masyarakat tidak kebagian tiket untuk mudik Lebaran. Oleh karena, manajemen Citilink akan menambah 200 penerbangan untuk Lebaran tahun ini.
Adapun rute penambahan penerbangan banyak yang dibuka ke Medan, Bali dan Padang. Sebab, tiga daerah tersebut rute paling banyak yang dituju oleh penumpang Citilink Indonesia.
“Itu tiga rute paling banyak. Kalau tahun lalu hampir sama tambahan penerbangannya, tidak ada perbedaan sama sekali,” tutup Albert. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More