News Update

Penukaran Rupiah di Pasar Apung –

[Best_Wordpress_Gallery id=”140″ gal_title=”Penukaran Rupiah di Pasar Apung”]

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Harymurthy Gunawan tengah memberikan layanan penukaran uang pecahan rupiah dan uang kertas lusuh pada pedagang tradisional di Pasar Apung Lok Baintan, Kab. Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis 12 Mei 2016. Kegiatan ini bertujuan  mendistribusikan rupiah layak edar sekaligus mendukung kelancaran transaksi pembayaran pada masyarakat. Upaya yang dilakukan KPwBI Prov Kalsel ini merupakan bagian dari perwujudan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung dan menjaga kelancaran sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah, serta mewujudkan kedaulatan rupiah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Erman Subekti)

Apriyani

Recent Posts

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

6 hours ago

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

10 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

14 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

19 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

19 hours ago