Jakarta – Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, kepatuhan dan sinergitas pelaku UMKM dengan konsumen dalam menerapkan protokol kesehatan sangat berperan penting terhadap perekonomian nasional.
Menurutnya, apabila terjadi disiplin yang baik dalam menerapkan protokol kesehatan, akan membuat keyakinan kepada konsumen untuk membeli barang dan menggerakan perekonomian.
“Serta jika dilakukan dengan cara higienis dan menjaga kesehatan otomatis konsumennya akan beli ini saling berhubungan kalau mereka melakukan begini maka akhirnya ekonomi jadi bisa jalan,” kata Wiku dalam diskusi virtual dari Kanal Youtube BNPB Indonesia, Senin 26 Oktober 2020.
Sementara itu, bila keduanya tidak mematuhi protokol kesehatan, maka berpotensi untuk meningkatkan angka kasus positif covid-19, sehingga membebani perekonomian nasional terlebih Pemerintah terus berupaya memulihkan perekonomian.
“Kita ini harus gotong royong semua jadi satu dan kami lihat yang market itu akan jalan kalau memang mereka merasa bahwa makanan minuman bisa 60% ini dijalankan dengan higienis dan kalau sampai orang makan di situ atau beli di situ juga aman atau tidak tertular,” jelas Wiku.
Dengan begitu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki juga menyarankan seluruh Pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan di tempat UMKM.
“Tapi kami terus menerus bersama Pemda untuk memberikan arahan dan tentu kebutuhan masker, hand sanitizer, serta disinfektan untuk kegiatan usaha. Itu juga kami anjurkan ke pemda,” kata Teten. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More
Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More
Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More