Pentingnya Harmonisasi Kebijakan KSSK dalam Mendorong Perekonomian

Pentingnya Harmonisasi Kebijakan KSSK dalam Mendorong Perekonomian

ekonomi
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Harmonisasi kebijakan serta komunikasi yang kuat antar otoritas keuangan yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dirasa sangat penting untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan Kepala Departemen Komunikasi Direktur Eksekutif BI Erwin Haryono pada saat Webinar Infobanktalknews dengan tema Ekonomi Pulih Menuju Kebangkitan Nasional. Erwin menyampaikan, ekonomi Indonesia kini mulai bergerak menuju zona positif di kuartal-II 2021.

“Saya bersyukur kita punya KSSK sebagai sebuah institusi yang dirancang untuk mengharmonisasikan kebijakan. Dimana dulu didesain untuk krisis namun kini isunya apa problemnya apa kita lakukan diskusi bersama,” kata Erwin melalui video conference di Jakarta, Kamis 3 Juni 2021.

Erwin juga menyampaikan bukti harmonisasi kebijakan tersebut terealisasikan melalui skema burden sharing antara bank sentral dan pemerintah dalam pembiayaan APBN untuk public goods dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Termasuk burden sharing pertimbangan ekonomi lain apa kita berdiskusi panjang tentang apa sumber masalahnya dan bagaimana menelurkan kebijakannya,” tambah Erwin.

Sebagai informasi saja, dari skema tersebut tercatat hingga 21 Mei 2021, pembelian Surat Berharga Negara (SBN) oleh BI di pasar perdana tercatat sebesar Rp108,43 triliun yang terdiri dari Rp32,97 triliun melalui mekanisme lelang utama dan Rp75,46 triliun melalui mekanisme Greenshoe Option (GSO). (*)

Editor: Rezkiana Np

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]