Jakarta – Ada beragam benefit yang korporasi berikan untuk karyawannya, mulai dari kesehatan fisik, mental, dan bonus pendapatan. Namun ternyata ada satu jenis benefit yang masih banyak perusahaan lewatkan, yakni program edukasi finansial. Karyawan dengan pengetahuan finansial yang baik diyakini dapat mempengaruhi kinerja kerjanya menjadi lebih baik.
“Nah tapi yang kurang ternyata adalah masalah finansial. Jadi penting juga bagi HRD untuk memperhatikan program finansial ini, sehingga karyawan jadi lebih sehat juga dalam bekerja, jadi lebih baik, dalam berkomunikasi dengan rekan kerja juga lebih baik, sehingga karyawan juga bisa lebih betah dan tidak cepat pindah gitu ya,” ujar FDV Wulansari selaku Financial Trainer QM Financial, saat diskusi virtual, Selasa, 4 Mei 2021.
Ia pun menjelaskan, bahwa literasi keuangan sendiri sebenarnya sudah masuk ke dalam kurikulum pendidikan Indonesia, di mana literasi keuangan adalah salah satu literasi dasar di antara beberapa literasi lainnya.
“Tapi orang-orang yang sudah jadi karyawan kan sudah telat ya, sudah tidak di sekolah lagi. Maka, HRD di tiap-tiap perusahaan dapat membantu karyawannya untuk mendapatkan training dalam rangka menambah wawasan finansial karyawannya. Di sinilah QM Financial dapat masuk membantu meningkatkan wawasan finansial karyawannya,” terangnya.
Wulan kemudian mengingatkan generasi muda untuk bisa mulai berinvestasi sejak sekarang. Ia sarankan untuk mengikuti program keuangan apapun, bila ada, dari korporasi tempat bekerja. Di samping itu, ia juga mengingatkan akan pentingnya konsultasi dalam penerapan perencanaan keuangan tersebut.
“Kita juga ada diskusi untuk minta pandangan yang objektif, jadi kita berikan pandangan objektif atau berbeda sehingga nanti teman-teman bisa membuat rencana keuangan dimana bisa dilihat apakah rencana keuangan ku sudah benar belum ya dengan yang umum, begitu. Jadi, juga ada konsultasi bukan hanya pelatihan semata,” pungkasnya. (*) Steven
Poin Penting Ombudsman dorong Bank Jambi segera memulihkan layanan digital demi kenyamanan dan keamanan seluruh… Read More
Poin Penting Hingga Januari 2026, realisasi belanja pemerintah pusat capai Rp131,9 triliun, melonjak 53,3 persen… Read More
Oleh Hendra Febri, S.H., M.H, Praktisi Hukum, Banker, dan Lawyer PADA 4 Februari 2026, Pemerintah… Read More
Poin Penting Lemahnya kontrol akses, monitoring belum real-time, dan pengawasan vendor jadi titik rawan industri… Read More
Poin Penting Pinjol melonjak jelang Lebaran 2026, didorong kebutuhan konsumtif dan faktor psikologis seperti FOMO,… Read More
Poin Penting Pajak Januari 2026 Rp116,2 triliun, naik 30,7 persen yoy (4,9 persen dari pagu… Read More