Jakarta – Edukasi terus-menerus kepada masyarakat merupakan aspek penting untuk mencegah penularan dan hoax Covid-19. dr. RA Adaninggar, Edukator dan Praktisi Kesehatan menjelaskan, penggunaan bahasa yang sederhana perlu dipergunakan agar informasi Covid-19 dapat tersampaikan pada setiap masyarakat.
“Intinya kalau mengedukasi masyarakat bahasa kita harus sederhana karena tidak akan nyampe kalau terlalu kompleks. Maka dari itu, biasanya saya mengedukasi dengan bahasa bahasa awam,” ujar Ning dalam diskusi virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, 4 Februari 2021.
Ning mengungkapkan bahwa tidak mudah untuk menerjemahkan bahasa teknis dan medis. Untuk itu, ia dan edukator lain tetap terus belajar dan berkoordinasi untuk menerjemahkan bahasa yang teknis tersebut ke dalam bahasa yang mudah dipahami.
Lebih lanjut, ia juga meminta lebih banyak dukungan pemerintah dalam mengatasi hoax dan disinformasi Covid-19. Melalui sinergi antara pemerintah dan nakes, hoax Covid-19 dapat diberantas sehingga memudahkan penanganan Covid-19. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting IHSG secara teknikal masih berisiko terkoreksi ke kisaran 6.745–6.887, meski dalam skenario terbaik… Read More
Oleh Tim Redaksi Infobank KORUPSI harus diberantas. Dalam gelora pidato kenegaraan, masyarakat terbiasa mendengar gelegar… Read More
Poin Penting Tujuh pejabat baru OJK resmi dilantik untuk periode 2026-2031. BEI menyambut positif dan… Read More
Poin Penting IHSG naik 2,75% ke level 7.302 pada 25 Maret 2026, didorong respons pasar… Read More
Poin Penting Pelantikan pejabat baru OJK disambut positif oleh regulator dan pelaku industri keuangan. BI… Read More
Poin Penting OJK mendukung penempatan dana pemerintah Rp100 triliun karena membantu likuiditas perbankan dan menekan… Read More