Keuangan

Penting! Ini Cara Hindari Pinjol Ilegal Jelang Lebaran

Jakarta – Jelang Lebaran, kebutuhan masyarakat makin meningkat. Tak jarang, sebagian masyarakat membutuhkan pinjaman untuk memenuhinya. Kondisi ini dimanfaatkan pinjaman online (pinjol) bodong atau ilegal untuk menawarkan pinjaman.  

Oleh karenanya, masyarakat perlu berhati-hati dalam memilih perusahaan yang menawarkan pinjol. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum meminjam atau mengajukan pinjaman kepada perusahaan pinjol.

Melansir akun resmi Instagram OJK, @ojkindonesia, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari pinjol ilegal maupun investasi bodong.

OJK meminta kepada masyarakat untuk selalu ingat 2L, yakni legalitas dan logis.

Pertama, soal legalitas. Sebelum melakukan transaksi, masyarakat bisa membedakan pinjol legal dan illegal. OJK selalu membarui dan merilis daftar perusahaan fintech lending yang berada di bawah kepengawasannya. Jadi, masyarakat bisa memastikan legalitas pinjol tersebut terdaftar di OJK.

Masyarkat bisa mengecek legalitas perusahaan pinjol melalui layanan OJK 157, atau WhatsApp 081-157-157-157.

Kedua, logis. Dalam hal ini, masyarakat harus jeli melihat atau cek keuntungan yang ditawarkan perusahaan investasi. Pastikan investasi yang ditawarkan logis atau masuk akal.

Sementara untuk pinjol, masyarakat bisa mengecek besaran bungannya. Apakah bunga yang ditawarkan masih dalam batasan wajar. Pasalnya, hal ini terkait dengan kemampuan untuk membayar setiap bulannya.(*)     

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

6 mins ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

1 hour ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

1 hour ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

2 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

2 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

2 hours ago