Keuangan

Penting! Ini Alasan Pekerja Seni Harus Melek Keuangan

Jakarta – Pelatih Tari Tradisional Komunitas Bakul Budaya FIB UI Emma Wuryandari mendorong generasi muda untuk, terutama para pekerja seni untuk terus belajar agar mempertajam keahlian, termasuk melek literasi keuangan.

“Selama kita menari, kita masih tetap harus ada satu post untuk mempertajam keahlian kita. Jadi, ada post untuk investasi skill itu ada untuk belajar seperti kegiatan literasi seperti ini,” kata Emma, dalam acara Infobank Financial Literacy Road Show 2024, di FIB UI, Sabtu, 2 Maret 2024.

Baca juga: Jepang dan Inggris Masuk Jurang Resesi, Ini Harapan Wakil Dekan UI untuk Ekonomi RI

Ia mengatakan, kegiatan literasi keuangan seperti ini sangat penting untuk menambah skill agar paham mengelola keuangan di masa depan. 

“Untuk penari itu, alokasi investasi untuk menambah skill harus ada. Jadi, ada memang harus ada porsinya,” tegasnya.

Ema yang menjadi salah satu pembicara dalam acara Infobank Financial Literacy Road Show 2024 ini banyak menceritakan pengalaman dan keluh kesah selama berkecimpung di dunia tari.

Salah satunya, image bahwa seorang penari itu tidak bisa dijadikan sebuah profesi menjanjikan di masa depan. Padahal, persepsi tersebut tidak serta merta dibenarkan.

Baca juga: Bidik Pertumbuhan Investor, Sucor AM Gencar Lakukan Literasi Keuangan

“Memang benar orangtua saya juga mengatakan hal serupa bahwa menari itu lebih kepada hobi dari pada profesi. Tapi yang namana passion, saya menjalani dua-duanya. Sampai saya menemukan jalan bahwa passion itu yang menghidupi saya,” tegasnya.

Ia mengakui, image tersebut tidak akan bisa lepas di masyarakat. Meski begitu, selama apa yang dilakukan benar dan berdampak positif maka tidak boleh takut untuk mengejar mimpi.

“Jadi ini selama apa yang kita lakukan benar atau positif kita gak perlu takut,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

7 mins ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

39 mins ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

57 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More

2 hours ago

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham ADMR, ANTM, ARCI, dan HRUM

Poin Penting Secara teknikal, IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan ke kisaran 8.440–8.503, namun tetap perlu mewaspadai… Read More

2 hours ago