Ilustrasi: Produk asuransi unit link. (Foto: istimewa)
Jakarta – Pelaku industri asuransi di Tanah Air menyambut baik penerbitan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/SEOJK.05/2022 tentang Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau yang lebih dikenal dengan unit link.
Direktur Allianz Life Indonesia Bianto Surodjo mengatakan, aturan dalam bentuk Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) itu akan berdampak positif terhadap keberlanjutan bisnis industri asuransi.
“Tentu saja, kita menyambut baik peraturan baru tersebut dan segera melakukan penyesuaian, “ jelasnya dalam Business Talk yang digelar Infobanknews, Selasa, 16 Mei 2023.
Diketahui, dalam beberapa poin penting SEOJK, disebutkan bahwa PAYDI harus memiliki sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur yang memadai. Pelaku industri asuransi mau tidak mau harus meningkatkan produk dan layanan asuransi.
“Kita implementasikan peraturan unit link yang baru dengan menggunakan teknologi. Ini sebagai dukungan penuh kita juga,” katanya.
Menurutnya, dengan kecanggihan teknologi tersebut turut membantu perusahaan dalam menerapkan peraturan SEOJK PAYDI sehingga tetap berjalan simplify, comply dan transparan.
Meski begitu, pihaknya tidak menampik dengan adanya regulasi anyar ini berpotensi menyebabkan perlambatan penjualan unit link untuk sementara waktu.
“Kami mendengar memang banyak orang yang pesimis dengan peraturan baru ini karena bisa memperlambat penjualan unit linked,” akunya.
Namun, berdasarkan pengamatan pihaknya hal tersebut tidak berlaku pada unit penjualan unit link perusahaan. Tren penurunan penjualan yang selama ini dikhawatirkan tidak terjadi.
“Kami tidak melihat adanya perubahan yang signifikan di chanel penjualan perusahaan. Kalau momen Lebaran memang sempat mengalami penurunan itu pun karena para agen tengah mudik. Kondisi ini memang terjadi tiap tahun,” pungkasnya. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More