Ekonomi dan Bisnis

Penjualan Mobil Nasional Turun 5,28%

Jakarta–Penjualan mobil nasional sampai dengan Febuari 2016 tercatat mengalami penurunan sebesar 5,28%, menjadi 173.262 unit. Sebelumnya, di periode sama tahun lalu penjualan mobil nasional tercatat mencapai 182.934 unit.

Penurunan ini sejalan dengan penjualan pemegang merek dagang mobil Astra yang juga mengalami penurunan akibat merosotnya daya beli masyarakat.

Berdasarkan data penjualan mobil yang dipublikasi PT Astra International Tbk, sampai bulan Febuari 2016 penjualan mobil astra hanya mencapai 81.082 unit. Padahal pada periode yang sama tahun lalu pihak Astra berhasil menjual mobil sebanyak 87.258 unit.

Penurunan juga terjadi pada penjualan mobil merek nonastra dari 95.676 unit pada bulan Febuari 2015 menjadi 92.180 hingga Febuari 2016.

Sekedar informasi, sampai dengan Febuari 2016 sendiri market share penjualan mobil Astra terhadap tercatat menurun jadi 47% dari 49% di bulan Febuari 2015. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

29 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago