Ilustrasi: Kantor Allianz (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta – Penyebaran virus corona mulai berdampak pada beberapa sektor ekonomi. Meskipun demikian, perusahaan asuransi, Allianz Indonesia menyatakan tak terlalu terdampak penyebaran virus corona.
Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen mengungkapkan bahwa penjualan asuransi Allianz Indonesia tak mengalami penurunan. Sebaliknya, tren penjualan asuransi mengalami peningkatan dengan merebaknya virus corona.
“Dari tren penjualan, tidak terdampak (corona) dan mengalami penurunan. Malah, penjualan membaik karena meningkatnya awareness pentingnya asuransi,” jelas Karin di Jakarta, 4 Maret 2020.
Karin menjelaskan bahwa saat ini asuransi Allianz Indonesia telah mengcover risiko dampak virus corona. Ia menyatakan akan terus memantau kondisi pasar dan mengedukasi agen-agennya untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi untuk mencegah virus corona.
“Kami akan terus antisipasi dinamisnya kondisi pasar karena penyebaran Corona. Untuk itu, kami akan terus edukasi agen kami untuk meningkatkan awareness masyarakat akan pentingnya asuransi,” pungkasnya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More