News Update

Penjaminan Kredit Pemerintah oleh LPEI Sudah Capai Rp2,1 Triliun

Jakarta – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mencatat telah melakukan penjaminan kredit pemerintah (Jaminah) sebesar Rp2,1 triliun hingga Agustus 2021. Program ini memang menjadi salah satu stimulus yang diberikan pemerintah kepada perbankan dan pelaku usaha yang terdampak Covid-19.

“Volume JAMINAH yang mencapai Rp2,1 triliun pada Agustus 2021, meningkat dari posisi Rp867 miliar per 31 Desember 2020. LPEI juga sudah bekerja sama dengan 28 bank dan menerbitkan penjaminan kredit kepada 31 pelaku usaha korporasi dari 15 sektor industri,” jelas Daniel James Rompas, Ketua Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif LPEI secara virtual, Kamis, 2 September 2021.

James mengungkapkan, penjaminan pemerintah melalui LPEI dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia ini ditujukan untuk memberikan akses kredit modal kerja terhadap pelaku usaha. Sehingga, program ini diharapkan mampu melindungi dan mempertahankan roda perekonomian di sektor usaha yang terdampak Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Mahendra Siregar, Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia dan Kepala Satgas Sosialisasi UU Cipta Kerja mengungkapkan pemerintah ingin terus menjaga momentum pemulihan ekonomi. Untuk itu, program ini diluncurkan dengan harapan perekonomian bisa tumbuh dan kembali lebih kuat.

Selain stimulus, Mahendra menyebut, pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja juga akan mendorong iklim bisnis menjadi lebih baik. Melalui reformasi struktural dan stimulus ekonomi, Indonesia diharapkan mampu bersaing dengan negara-negara lain dalam hal perekonomian. (*)

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

2 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

2 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

3 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

3 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

3 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

3 hours ago