Jakarta–Perusahaan start up dinilai membutuhkan dukungan penjaminan dari perusahaan penjaminan. Pasalnya, sebagai perusahaan rintisan, usaha start up belum memiliki akses yang baik dalam memperoleh pembiayaan dari bank. Kehadiran perusahaan penjaminan dapat menggantikan kolateral yang biasanya diminta oleh bank.
“Kondisi perusahaan start up seringkali kesulitan dapat dana perbankan, maka ini peluang bagi modal ventura dan penjaminan kredit untuk memperluas pangsa pasarnya, karena sifat pejaminan kredit yang didesain untuk memberikan jaminan jika terjadi kegagalan debitur dalam pembayaran,” kata Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dalam acara Diskusi “Mendukung Pertumbuhan Perusahaan Start Up dengan Penjaminan Kredit dan Modal Ventura” yang digelar Infobank dan Jamkrindo di Jakarta, Kamis, 21 April 2016.
Mardiasmo mengatakan, selama ini Pemerintah Daerah banyak yang mengkhawatirkan keberadaan pengusaha-pengusaha UMKM karena kesulitan memperoleh pembiayaan dari bank. Perusahaan rintisan menurutnya membutuhkan berbagai fasilitas agar memperoleh akses pembiayaan yang baik misalnya dengan fasilitas penjaminan kredit atau pembiayaan dari modal ventura.
“Kalau melalui perbankan agak kesulitan di awal. Ini harus dikawal dari start up ini masih sedang dan seterusnya, sebanyak mungkin, dan kualitasnya ditingkatkan,” kata dia.
Ia juga mengatakan pemerintah mendukung perusahaan start up dengan kebijakan perpajakan. (*) Ria Martati
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More