Jakarta – Seorang pengusaha muda dan penulis buku national best-seller, Yeheskiel Zebua terus mendorong masyarakat agar berinovasi di masa pandemi sekarang ini dengan melakukan terobosan yakni mengajarkan strategi jualan online kepada ribuan peserta melalui kelas onlinenya yang berjudul 100 Senjata Penjualan.
“Kita tahu kondisi ekonomi saat ini sedang tidak baik-baik saja. Banyak sekali PHK yang terjadi dan pemotongan gaji besar-besaran. Itu sebabnya saya berinisiatif untuk mengajarkan cara jualan secara online agar ini bisa menjadi salah satu alternatif mendapatkan income di tengah pandemi,” ujar Yeheskiel dalam keterangannya di Jakarta.
Kelas 100 Senjata Penjualan berisi ratusan video pembelajaran online mengenai strategi penjualan yang membahas dari cara berjualan di sosial media, strategi membangun team reseller, bagaimana membangun personal brand, hingga bagaimana membuat sistem penjualan yang komprehensif.
“Kami sudah menggunakan pola Video On-Demand, dimana para peserta bisa mempelajari materi manapun yang mereka inginkan, kapanpun dan dimanapun. Bahkan mayoritas para peserta kelas online ini hanya menggunakan ponsel mereka untuk mempelajari dan mempraktikkan ilmu yang didapatkan di kelas online 100 Senjata Penjualan ini,” tambah Yeheskiel.
Ia menjelaskan, kelas online ini telah diikuti oleh ribuan peserta dari Sabang sampai Merauke dan berasal dari berbagai kalangan, dari para pengusaha hingga ibu rumah tangga.
“Saya selalu yakin, di setiap krisis akan muncul entrepreneur-entrepeneur sukses baru. Namun diperlukan edukasi yang tepat terutama strategi penjualan agar omset mereka bisa melejit di awal mereka membangun bisnis. Harapannya kelas ini dapat membantu menggerakan ekonomi nasional dimulai dari para pengusaha pemula,” ucapnya.
Kabar ini sekaligus menjadi angin segar bagi masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan akses pembelajaran secara online dengan harga terjangkau. “Lebih jelasnya Anda bisa mempelajari di website 100senjatapenjualan,” pungkasnya. (*)
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More