Ekonomi dan Bisnis

Pengumuman! Harga MinyaKita Bakal Naik Pekan Depan, Segini Jadinya

Jakarta – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita rencananya akan naik mulai pekan depan. Kenaikan tersebut menjadi sebesar Ro15.700 per liter atau naik Rp1.700 dari sebelumnya Rp14.000 per liter.

“Mudah-mudahan minggu depan sudah jadi. Saya usulkan Rp15.500, tapi tim kajian mengatakan Rp16.000 gitu ya, mungkin ambil jalan tengah Rp15.700,” kata Zulhas kepada Wartawan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat, 21 Juni 2024.

Baca juga: Harga Minyak Terus Melejit, Analis Ungkap Penyebabnya

Sebelumnya, Zulhas memastikan pemerintah akan menaikkan harga MinyaKita dengan usulan sebesar Rp1.500 per liter menjadi Rp 15.500 per liter, dari harga eceran tertinggi (HET) saat ini yang sebesar Rp14.000 per liter.

Namun, Zulhas mengaku masih harus menggelar sejumlah rapat bersama jajarannya di Kemendag, terkait usulan kenaikan harga MinyaKita sebesar Rp 1.500 per liternya tersebut.

Adapun, kata Zulhas, kenaikan harga MinyaKita terebut sejalan dengan naiknya harga-harga komoditas lain yang berakibat menambah biaya produksi. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

9 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

14 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

14 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

14 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

15 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

15 hours ago