Jakarta–Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS pada perdagangan hari ini (10/6) diperkirakan masih bertahan untuk berada di zona hijau. Laju Dolar AS diprediksi masih akan tertekan hingga penutupan di akhir pekan ini.
“Penguatan Rupiah bisa tertahan, minyak mentah terkoreksi. Rupiah masih menguat hingga Kamis sore walaupun hanya tipis,” ujar Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta dalam risetnya, Jakarta, Jumat, 10 Juni 2016.
Kendati demikian, kata dia, momentum penguatan Rupiah terhadap Dolar AS sepertinya mulai jenuh, sehingga dengan dollar index yang menguat semalam hari ini Rupiah dikhawatirkan bisa melemah kembali.
Oleh sebab itu, dengan adanya kondisi tersebut, pelaku pasar diminta untuk tetap waspada dan mencermati setiap sentimen yang dapat mengganggu pergerakan rupiah dalam ke depannya.
“Namun optimisme rencana peluncuran tax amnesty masih akan menjaga kekuatan Rupiah paling tidak hingga minggu depan,” tutup Rangga. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More