Transformasi yang dilakukan di Bank BTN terang Maryono saat ini sudah masuk pada tahap kedua yaitu digital banking. Pada tahap ini perseroan sudah melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka mempersiapkan diri agar seluruh layanan bank dapat dilakukan secara digital.
Banyak hal yang akan didapat dari proses ini dimana bank pada akhirnya nanti akan lebih efisien, pelayanan lebih cepat dan mudah.
“Semua proses dapat dipertanggung jawabkan karena sudah masuk dalam sistem digital. Proses bisnis akan lebih cepat dan GCG tetap akan mengawal dalam pelaksanaannya,” jelasnya.
(Baca juga : BTN Berambisi Masuk BUKU IV di 2018)
Menurut Maryono penerapan good corporate governance (GCG) di Bank BTN sudah semakin baik, hal ini terlihat dari berbagai penghargaan yang telah diterima perseroan. Award yang diterima BTN di Manila beberapa waktu lalu dalam GCG score card adalah sebuah bukti pengakuan dari lembaga internasional kepada Bank BTN dalam penerapan GCG.
Terakhir adalah ARA 2015 yang menempatkan Bank BTN sebagai Juara I untuk kelompok BUMN perbankan listed. “Ini bentuk kerja nyata kami membuahkan hasil. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BTN agar bisa berbuat lebih baik lagi,” tukasnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More