Perbankan

Pengguna Tumbuh Masif, Transaksi BRImo Bisa Tembus Rp2.500 T Hingga Akhir 2022

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memacu pertumbuhan pengguna dan transaksi aplikasi mobile banking BRImo. Hingga akhir tahun 2022, volume transaksi BRImo diproyeksi tembus Rp2.500 triliun.

Menurut Dhoni Ramadi Saharto Executive Vice President (EVP) Retail Payment Division BRI, saat ini jumlah pengguna BRImo sudah lebih dari 19 juta users. Pertumbuhan pengguna baru mencapai 700 ribu hingga 800 ribu users setiap bulannya. Selain captive market nasabah existing BRI, banyak juga penambahan dari nasabah baru.

“Banyak benefit yang ditawarkan BRImo. Dari sisi user mengalami pertumbuhan luar biasa, dan aktif juga bertransaksi. Volume transaksi sekarang bisa tembus Rp9 triliun per hari,” ujar Dhoni dalam acara pre event BRImo Colourful Run 2022 di BRILian Center, Jakarta, Jumat, 19 Agustus 2022.

Melihat perkembangan pengguna dan volume transaksi yang ada sekarang, BRI optimis volume transaksi bisa mencapai Rp2.500 triliun hingga akhir 2022. Apalagi mengingat di semester pertama 2022, volume transaksi BRImo sudah tembus Rp1.000 triliun.

“Hingga kuartal II-2022 volume sudah tembus Rp1.000 triliun. Artinya dikalikan dua saja sudah bisa tembus Rp2.000 triliun. Dengan adanya penambahan pengguna baru, kami perkirakan bisa mencapai Rp2.500 triliun dari sisi volume transaksi,” ucapnya.

Untuk memacu pertumbuhan BRImo, lanjut Dhoni, BRI gencar melakukan kampanye yang dinamakan “MemBRImokan Indonesia”. Sejumlah kegiatan dilakukan untuk akuisisi nasabah atau pengguna baru, termasuk menyelenggarakan program-program guna membangun awareness masyarakat akan BRImo.

Baca juga : Perkuat Sinergi dengan BRI, Buka Tabungan Bank Raya Kini Bisa Lewat BRImo

Salah satu contohnya adalah dengan menggelar BRImo Colourful Run yang akan dilangsungkan 21 Agustus 2022. Gelaran lari ini dikemas dengan konsep yang fun dan dibagi dalam 2 kategori, yakni 5K dan 10K. Selain diskon biaya pendaftaran, pengguna BRImo juga akan mendapatkan sejumlah benefit-benefit lain. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

6 mins ago

Mantan Menlu Buka-bukaan Soal Sikap Prabowo di Board of Peace

Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More

20 mins ago

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

36 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

2 hours ago

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

3 hours ago

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

3 hours ago