Perbankan dan Keuangan

Pengguna Kartu Kredit Naik 186 Persen, Jenius Hadirkan Redeem Yay Point

Jakarta – Seiring pertumbuhan pengguna Kartu Kredit Jenius yang signifikan, PT Bank BTPN Tbk (BTPN) pun menawarkan beragam promo menarik kepada nasabahnya. Salah satunya adalah program Yay Points (poin pada Kartu Kredit Jenius). 

“Fitur ini dibuat untuk mengecek poin yang didapat, hingga tukar poin secara real time langsung dari aplikasi,” kata Digital Banking Partnership Head Bank BTPN Febri Rusli, di Jakarta, Kamis, 23 November 2023.

Ia mengatakan, saat ini penukaran Yay Point semakin lengkap dengan hadirnya kategori travel untuk penukaran KrisFlyer dan Traveloka Points. 

Baca juga: BTPN Beberkan Alasan Pengguna Layanan Paylater Jenius Masih Terbatas 

Hal ini merupakan pengembangan Yay Points yang dilakukan Jenius, setelah sebelumnya mengeluarkan Yay Points yang bisa ditukarkan dengan saldo e-wallet Gopay dan OVO.

“Dengan hadirnya Yay Points, pengguna Kartu Kredit Jenius pun naik signifikan hingga 186 persen. Untuk meluncurkan fitur redeem, kami selalu mencari tahu apa yang diinginkan nasabah,” jelasnya.

Menariknya, agar semakin memaksimalkan pengumpulan Yay Points, Jenius juga memiliki program Double Yay. Umumnya, untuk setiap transaksi domestik senilai kelipatan Rp10.000 menggunakan Kartu Kredit Jenius, pengguna bisa mendapatkan 1 Yay Points. 

Namun dengan adanya program Double Yay ini, untuk setiap transaksi domestik di kategori pilihan dan transaksi di luar negeri kelipatan Rp10.000 akan mendapatkan 2 Yay Points (1 Yay Points senilai Rp5.000). Pilihan kategori Double Yay antara lain, Kecantikan & Fashion, Makanan & Minuman, Perjalanan & Hiburan, Belanja Bulanan & Bensin. 

Tidak hanya itu, teman Jenius juga bisa mendapatkan bonus Triple Yay Points (3x Yay Points) dengan transaksi pakai Kartu Kredit Jenius Visa, dengan minimal akumulasi transaksi sebesar Rp20.000.000 per bulan. 

Program ini membuat earning rate Kartu Kredit Jenius menjadi Rp3.333/KrisFlyer Miles selama periode program sampai Desember 2023. 

Baca juga: Hingga Juni 2023, BTPN Catat Pengguna Jenius Sentuh 4,8 juta

Jenius juga menawarkan Welcome Bonus sebanyak 20.000 Yay Points bagi teman Jenius yang baru melakukan aktivasi dan transaksi menggunakan Kartu Kredit Jenius Visa hingga akhir tahun ini. 

Sementara itu, Co-Founder PinterPoin Edwin Santoso mengatakan, penukaran poin kartu kredit yang dilakukan secara real time oleh Jenius merupakan inovasi yang pertama ada di Indonesia. 

“Ditambah lagi dengan adanya promo Triple Yay Points sampai akhir tahun 2023, membuat perolehan 1 Yay Points untuk 1 KrisFlyer Miles yang setara dengan Rp 3,333 ini terbaik di Indonesia hingga penghujung tahun,” pungkasnya. (*)

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

5 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

6 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

6 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

6 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

7 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

7 hours ago